Posted in caption, digital art, family, fashion

Baju Cantik dan Wajah Bahagia (Part 1)

Judulnya boleh dimanipulasi jadi wajah cantik dan baju bahagia. Boleh aja silakan. Tergantung situasi dan preferensi. 😏

Jadi ceritanya, anak-anak cewek di keluarga ifah punya 1 baju yang khusus dikeluarkan dari lemari kalau kita harus jadi bridesmaid. Dan karena sepanjang sejarah, baru 2 kali ifah harus jadi bridesmaid, maka baju itu baru keluar dari lemari sebanyak 2 kali.

Ide ini muncul ketika mbaknya ifah yang pertama menikah. Saat sedang mencari solusi bagaimana cara menghemat budget pernikahan seumur hidup. Maka kami, para cewek-cewek yang memang sumber terbesar pengeluaran pun berinovasi.

Baju bridesmaid sepanjang jaman.

Bajunya sederhana. Long dress berlengan panjang warna silver dari bahan satin tanpa hiasan tanpa lukisan. Masing-masing punya satu. Idenya adalah, baju itu akan dipakai setiap anak di keluarga ini ada yang menikah. Tinggal di tambahkan outer yang sesuai wedding theme plus jibab yang senada.

Jadi baju ini harus bertahan sampai nanti anak ke-5 di keluarga ini menikah.

Ketika mbak yang pertama menikah, pasangan dari baju ini adalah blazer panjang button-less warna ungu plus jilbab putih motif bunga warna ungu.

Dan ketika mbak yang kedua menikah, bulan lalu, pasangan baju ini adalah outer warna peach dengan bahan semacam lace di bagian atas dengan terusan tutu-skirt. Yang design mbak yang pertama. Design dan jahitnya di Malang, jadi kita sama sekali nggak liat bentuk jadinya sampai akhirnya mbaknya datang ke Bandung pada H-1 hari pernikahan. Di Bandung sudah disiapkan jilbab pasangannya, pashmina instan yang kita pikir warnanya senada. Tapi ternyata setelah disandingkan di kehidupan nyata. Nggak matching 😅.

Tapi kita bodo amat. The wedding must go on.

wp-image-774823485jpg.jpg

Ini kira-kira penampakan baju yang kedua.

Ifah jadi pengen bikin yang pertama.. 😐

Oke mari kita agendakan 😅

Personally, ifah lebih suka baju yang kedua. Karena tampak unyu dan kalau kena angin tutu-skirtnya kayak terbang-terbang gitu. Aslinya tutu-skirtnya panjang banget dan menyapu lantai.

Gambar ini warnanya sudah disesuaikan sehingga outer sama jilbabnya tampang matching. Hahahah 😅

Anyway, kalau ifah akan nikah artinya ifah musti siapain design buat outer yang ke-3.

Pertanyaannya adalah…

Ifah, apakah kamu akan menikah?

Advertisements

Author:

Biology college student | Oranger | Illegal citizen of Gublernation | Cassie S1 Buddy Carat | @ifahoren on instagram

One thought on “Baju Cantik dan Wajah Bahagia (Part 1)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s