Posted in birthday, caption, event, friends, graduation project, october, school, slice of life, traditional art, water colour

Trio [I]P[B]GII: 7 Years and counting

Apa itu “[I]P[B]GII”?

“[I]P[B]GII” adalah istilah yang dicetuskan oleh Ulfah. Istilah ini merupan persatuan dari 2 buah institusi pendidikan yang pernah (dan masih) kami jadikan sebagai tempat menimba ilmu.
Halah.. Ribet amat fah~

Intinya mah, itu teh maksudnya IPB + PGII gitu. IPB as you know, Institut Pertanian Bogor. Sebuah Perguran Tinggi Negeri yang kampusnya tersebar di seluruh penjuru wilayah Bogor (ini rada lebay, tapi ykwim) dan saat ini dengan bangga ifah nyatakan sebagai Kampus Tercintah~ ❀ Dan PGII. PGII alias Persatuan Guru Islam Indonesia. Merupakan Yayasan tempat ifah menghabiskan 3 tahun yang (harusnya sih katanya sih) menjadi masa paling indah. 

Jadi ceritanya, trio itu adalah Ifah, Ulfah dan Ratih.

Kami bertiga ketemu di PGII dan ketika lulus kami bertiga diterima kuliah di kampus yang sama. Di IPB.

Pertama kalinya sekolah merantau. Untung aja nggak sendirian.

Selama 4 tahun di IPB kami ber-3 suka cari-cari alasan dan curi-curi kesempatan buat makan bareng dan ngegosip (nggak gosip banget sih..). Pernah juga ajakin warga “[I]P[B]GII” yang lain. Para senior, junior atau yang seangkatan. Tapi hanya 1 kali dan agendanya tidak berlanjut. Susah nentuin jadwal, pada sibuk, lalu menyerah pada keadaan (halah~). Kami ber-3 juga bukannya sering banget kumpul sih. Sekali dua kali, banyak kalinya sih wacana aja. Maklum~ namanya juga mahasiswa.

Hari Senin, tanggal 19 Desember kemaren kami kumpul lagi. Dan kemungkinan besar ini kumpul kami yang terakhir sebagai Mahasiswa di kota hujan ini. Harapannya, kumpul selanjutnya kami sudah jadi Sarjana di kota kembang. Ah ya.. Pas kemaren itu Ulfah udah bukan mahasiswa lagi sih..

Iya..

Jadi kumpul kemaren itu kami merayakan 3 hal yang berbeda. Wacananya sih udah dari 2 bulan lalu buat merayakan 1 hal doang. Baru terealisasi kemaren dan hal yang harus dirayakan sudah bertambah 2.

3 hal yang kami rayakan kemaren: ulang tahun ifah di bulan Oktober, sidang Ratih di bulan November, dan wisuda Ulfah di bulan Desember. Padat sekali agenda kami…

Mereka, ratih dan ulfah, ternyata punya hadiah buat ifah. Hadiah ulang tahun dari 2 bulan lalu.

Birthday Present~ 🎁

Itu dia hadiahnya. Sketch book merk Canson yang kabarnya harganya mahal dan kertasnya amazing.

Pas dibuka, ternyata halaman pertamanya sudah terisi

Page One. For me

Itu lettering bikinan ulfah. Itu boneka burung hantu apaan? Iya.. Kenalin, nama dia Bowl, salah satu penghuni kasur ifah. Hadiah ulang tahun dari ulfah dan ratih juga tahun lalu.

Trio “[I]P[B]GII”

Kumpul malam itu harus diakhiri menjelang jam 21.00 karena Ratih ada jam malam.
Besoknya, malam ini.. Ifah memutuskan untuk mencoba gambar di sketch book baru itu.

Posted on Instagram (@ifahoren): Dec 20th, 2016
[caption below]

[KERTAS MAHAL MAH BEDA]

1st page for me

2nd page for you guys~ πŸ˜—

You have no idea how grateful I am to have such friends that know exactly what I want and what I like.. Bahkan nggak sampai hati meneteskan tinta pertamanya 😒

Hahahah πŸ˜‚

#abaikanlatarbelakangsepreidansarungbantal

Udah gitu aja..

Makasih gaes~ πŸͺπŸ˜†πŸͺ

Dan benarlah adanya. Kertasnya memang amazing sekaliiiiii~ πŸ˜† saking Amazingnya ifah merasa harus bikin 1 posting khusus buat bahas betapa amazingnya sketch book ini.
Intinya, I’m happy with my birthday present πŸ˜„

Anyway,

Semoga next time kita kumpul.. Well, kita tunggu saja seperti apa nantinya 😊

Posted in caption, event, inktober, october, random, slice of life, traditional art

Inktober: OKTOBERNYA UDAHAAAAN~!!

Compillation of my inktober-works

[OKTOBERNYA UDAHAN!!]

Project #inktober pun berakhir seiring dengan datangnya bulan november.

Ada aja warga yang nanya “inktober apaan fah??” “itu hesteg kamu apaan dah??” “itu teh ngapain geh??”

Singkat cerita, Project ini diinisiasi pada tahun 2009 oleh Mas @jakeparker (kenal gak? Sama, saya juga gak kenal). Setiap bulan oktober, orang-orang dari seluruh dunia ikutan project @inktober ini. Orang indonesia juga banyak yang ikutan, jadi ada aja yang bikin @inktober.id .

Inktober adalah project gagambaran pake tinta. Iya, musti tinta.. Orang judulnya aja udah ‘ink’. Intinya adalah bikin 1 gambar setiap hari selama bulan oktober. Karena bulan oktober ada 31 hari, jadi harusnya mah orang yang menjalankan project ini punya seminimalnya 31 gambar bertinta di Instagram feed-nya.

Yappp~ itu artinya boleh dikatakan ifah GAGAL melakukan inktober tahun ini. Soalnya.. Nggak 31 gambar. Yaaah~ walaupun nyatanya mungkin yang digambar nyampe 31 bahkan lebih (itung aja yg ada di poto ini. Keknya lebih dari 31 dah). Tapi nggak semua post-worthed. Jadi yaa~ yaudahlah yah~

Ifah kenal project ini dari mbak @hanny_kiko . Tapi dulu nggak pernah sukses, alias nggak pernah istiqomah nyampe tanggal 31 Oktober. Tahun ini, walau nggak tiap hari menghasilkan gambar, tapi seenggaknya ifah bertahan sampe tanggal 31. Jadi segagalgagalnya Ifah tahun ini, ifah tetap lebih sukses dari pada tahun lalu. Yeah~ ✌

Terus kenapa ini penting?

Nggak sih~ siapa juga yang bilang penting.. Ikut seru-seruan aja ga papa kan? πŸ˜•

Jadi itu πŸ‘† menjawab pertanyaan beberapa temen tentang #inktober . kali aja tahun depan ada yang terinspirasi (halah) mau ikutan juga~ nggak musti macem-macem kok. Mau tulis-tulisan doang make pulpen juga boleh. Pulpen juga kan isinya tinta~βœ’ Yok ikutan taun depan~ 😁

Ada juga yang tanya

“Ifah gambar kalau kenapa?” 😢 hmm.. Ini pertanyaan aneh, tapi ada aja yang nanya πŸ˜…. Jawabannya, bisaaa.. “Kalau lagi sebel, lumayan bisa jadi mood-booster” atau “Kalau lagi seneng, supaya tetep seneng.”. Intinya sih~ “Kalau lagi pengen”.

Gitu deh~

Ada gak yah yang baca kepsyen ini nyampe akhir? Kalau ada.. Yah~ gak akan dapet apa-apa sih.. Makasih aja ya πŸ˜ƒ

Sekian.

 πŸ“€ Posted on November 1st at 12 past 3 am on my Instagram (@ifahoren) as the closing of Inktober 2016.

See you next October~

Posted in birthday, caption, event, friends, october, photos, slice of life

🌻 Happiness~ πŸ‰πŸ©πŸ’›

Jadi awalnya nggak mau nulis tentang 23 Oktober hanya karena 22 tahun yang lalu ifah lahir ke dunia ini. Banyak kejutan yang terjadi atas nama 23 Oktober. Kejutan warga kantor, kejutan geng-geng hebring, kejutan orang-orang random. Tapi untuk yang satu ini… Ifah merasa berkewajiban untuk mengabadikannya dalam sebuah tulisan. Halah.. 

Tanpa banyak lebay lagi, begini ceritanya..

Yang ini namanya Kemdik. Mau disebut geng.. Ya boleh lah. Tapi agak merusak namanya kalau ditambah embel-embel Geng. Kemdik merupakan singkatan yang tersingkat dari Kementerian Pendidikan Keilmuan dan Prestasi. Nah.. Kebayang kan kalau ditambahin Geng di depannya? Udah Geng, Kementerian pula. Kan jadi nggak keren~

Kementerian ini merupakan bagian dari BEM KM IPB kabinet puding.. eh.. ager-ager… eh.. Ayo Gerak maksudnya. ✌

Isinya ada 11 warga, ditambah 4 warga non-official (read: ilegal). Mari kita absen.. Ada Insan, Ifah, Ulan, Ari, Wike, Dana, Rio, Alfi, Golbi, Lilis, Yoga, ditambah Mogi, Umay, Tasya dan Mia.

Okeh~

Jadi singkat cerita, hari Ahad kemaren Ifah milad. Terus seperti tradisi yang sudah diberlakukan selama beberapa bulan kebelakang, kalau ada yang ulang tahun, pura-pura nggak tau aja. Jadilah, warga Kemdik pada tanggal 23 Oktober sunyi senyap bagai tak berjiwa. Enggak deng~ mereka rame ko. As always~ cuma ya nggak ikut heboh selamat selamatan kayak di grup-grup tetangga.

Kita nggak boleh berharap terlalu tinggi, karena kalau harapannya tidak terpenuhi nanti kecewa. Jadi ifah yang sudah hidup 22 tahun ini, tidak berharap apapun kepada warga kemdik, plus mengingat mereka lagi pada sibuk dan banyak urusan. Kalau kata Golbi, politik dua kaki. Jadi 23 Oktober 2016 terlewatkan begitu saja…

Penting untuk Ifah mention, bulan Oktober adalah bulan paling sibuk bagi para ibu-ibu sekretaris dan bendahara karena ini adalah waktunya untuk pengumpulan Laporan Akhir kepengurusan. Dan kebetulan, ibu sekretaris nomer 1 se-BEM KM raya memutuskan bahwa “Deadline LAT tanggal 25 Oktober ya ibuk ibuuuk~”. Alhasil, mau tak mau, Ulan selaku bendahara kemdik pun ngajak kumpul tanggal 24 malam.

“Mbak ifah ntar ke SC yah” Ulan nge-chat di grup BPH.

“Siap! Malam ya aku~” chat Ifah merespon Ulan di grup. Kebetulan hari itu Ifah lagi sok sibuk, jadi harus ke Kampus tetangga. Janjinya jam 19.00 udah di-SC, tapi berkat serunya lalu lintas Kota Bogor, alhasil jam 19.30 Ifah masih duduk manis di pojok angkot di tengah kemacetan Dramaga. Yaaah~ sudah biasa.

Lalu, bapak menteri pun menelepon..

“Ifah dimanaaaa? Ke SC gak?” tanya suara Insan di ujung sana.

“Iyaaa ini masih di angkot maapiiin~” jawab Ifah.

“Insan sekarang mau ke Baranang Siang, ke IPB ICC ngurusin TRI-U. Ifah kalau jadi ke sini sama Ulan aja gapapa kan?” tanya Insan lagi. Bapak menteri ini memang sibuk sekali…

“Iya udah gak papa. Hati-hati Insaaan~”

Beberapa menit kemudian, Ifah sudah sampai di SC. Begitu masuk sekret, wajah-wajah familiar lagi mejeng. Para BPH tentunya sedang bercengkrama, ngurusin Laporan kami-kami dan juga karena Mbak Dwi milad tanggal 24 itu. Jadi abis pada surprise-an mereka. Terbukti ada kue lapis dihias tulisan warna-warni untuk Mbak Dwi masih tersisa pas Ifah sampai. Ada Ulan, pastinya. Dan ternyata ada Ari dan Rio juga. Insan udah nggak ada.. Berarti udah cuss ke BS keknya dia~

Sedikit tentang Rio, dari kemaren dia lagi ada semacam drama gitu. Beberapa kali left group Kemdik. Dimasukin lagi, eh dia left lagi. Di PM ada kenapa, nggak respon. Kan drama banget ya si Om. Dan ternyata drama dia belom kelar. Begitu ifah masuk ruangan, dia pun langsung keluar. Padahal belom juga sempet di sapa. Kenapa coba bocah?

Yasudah lah, berhubung sudah malam juga, mari langsung saja kita tuntaskan tujuan kita yang sesungguhnya datang ke SC ini. Selesain Laporan Akhir kita. 

Beberapa menit berbincang, berdiskusi dan transfer-transfer file dengan Wulan dan Ari, sepertinya Laporan ini akan selesai dengan cepat. Bagus bagus~ 

Kemudian ifah bangkit dari duduk. Merasa butuh ngaca karena berasa kucel abis macet-macetan abis itu lari-lari. Selepas ngaca dan begitu balik badan, wajah-wajah usil tiba-tiba menyerbu masuk dengan segala propertinya. Spiker SC yang dari setadi diam tak bergeming karena disabotase Mogi, tiba-tiba heboh memainkan lagu ulang tahun milik Band entah Band apa Ifah lupa namanya.

Ya Allah.. Apa pula ini.. Batin Ifah begitu sadar situasi dan kondisi. Mana pas banget Ifah lagi berdiri di pojokan, sehingga kesan diserbunya makin berasa. 

Insan yang dikirain udah pergi ke BS, ternyata muncul sambil bawa sekotak donat abon.

“Karena Ifah gak suka coklat, jadi pake donat abon~” katanya nyaris tenggelam oleh riuhnya suara-suara lain.

Rio yang tadi keluar SC dengan dramatisnya, masuk lagi bareng Golbi sambil bawa semangka bulet yang udah disayat-sayat sampai menyerupai Jack O’Lantern. 

Seseorang entah siapa bawa-bawa balon smiley pake topi toga super gede. Do’a biar cepet lulus katanya. Aamiin..

Ada orang lain bawa balon kuning angka 22.

Tiba-tiba Fajar masuk ngegotong Bunga Matahari imitasi yang sejak AGSN udah Ifah incer pengen dijadiin latar belakang buat foto karena bagus banget πŸŒ»πŸ˜†

Kayak hectic banget, Ifah nggak inget ada siapa dimana ngapain ngomong apa. Pokonya, itu terjadi dan rasanya bikin pengen buka pintu loker terdekat, masuk loker, terus dikunci dari dalem. Gak paham lagi πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Dan setelah acara tiup lilin – yang dimana lilinnya adalah lilin ajaib yang kalau udah ditiup bisa nyala lagi jadi niupnya kayak berjuta kali sampe napasnya kayak mau abis. 😐 Nggak deng, lebay. Tapi beneran, pokonya lilinnya ajaib!!  – acara surprise Ifah pun selesai dengan bahagia.

Rasanya… Speechless. Beberapa menit setelahnya ifah masih gatau mau ngomong apa, masih rada jantungan, jadi gak tau mau masang ekspresi apa,, Jadi saudara-saudara.. Beginilah rasanya kalau disurprisein dan sukses surprisenya. πŸ˜…

Kemudian kita pun fotooo~ yap.. Di depan bunga matahari imitasi yang bagus banget itu.

πŸŒ»πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸŒ» ((minus dana dan alfi 😒))

Heppppi~ banyak alasan untuk heppi malam itu. Setelah hari panjang yang melelahkan dan agak menyebalkan (story for another day, maybe 😞), insiden ini cukup membahagiakan 😊😊😊. Jadi yaaa.. Heppiii~

Terus mau pamer~

Donat abon πŸ˜†
Jack O’Lantern versi Semangka πŸŽƒ vs πŸ‰

Yehet~

This might sound so ordinary, but for me.. It’s kind of special because the people behind it are also special. And this might sound cheesy, but you are allowed to be cheesy at least once a year, on your birthday. Well today might not be my birthday, but I didn’t get to be cheesy yesterday, so.. Cut me some slack will you? πŸ˜…

Dan karena kalian telah membuat Ifah yang berumur 22 tahun ini merasa spesial, jadi.. Terimakasih yang spesial dan tidak sedikit untuk kalian semua~

😘😘😘

Aftermath

Bikin ini selepas pulang dari SC

From Instagram Story~ you know how I like this thing πŸ’•

Dan ada 1 lagi tradisi ulang tahun Kemdik. Kalau ada yang ulang tahun, kita bikin 1 grup baru yang berisi kita bersemua kecuali si bapak/ibu yang ulang tahun. Buat rencanain surprisenya. Kalau dah selesai surprisenya, yang ulang tahunnya di masukin ke grup dan yang lainnya pun pada left group (atau biasanya, ifah kick biar cepet πŸ˜…)

Sudah dimasukin di grup dan sudah pada kick~ jadi sendiri~ ini siapa sih yang mulai tradisi ginian πŸ˜…
Posted in caption, event, friends, inktober, october, random, slice of life, traditional art

Inktober: October 23rd is the day of PRESENTS~!!!!

A bright orange umbrella for a rainy day

The complete package of Dan Brown’s books for my hungry eyes

A watercolour  sketch book for my koi’s companion

A orange pillow for my watermelon pillow’s friend

A brown teddy bear for my tired-of-their-friends-dolls

And a box of candies for my sugar deficiency

I couldn’t ask for more

I couldn’t expect less

Posted in caption, event, inktober, october, ootd, slice of life, traditional art

Inktober: Long Jump to October 23rd~!! Or.. 22nd~

I missed some days!! Being unhealthy is soooo not helping with this daily project 😳

Anyway, the last one was for October 18th. And now we have a long-jump to October 23rd~!! That’s okay, nobody cares~

It has been a rainy week~ like always in here, but heavier and lot more frequently.

And since it was October 23rd.. Somebody gave me something essential for a citizen of the Rain City

Now I’m officialy back to being the tall girl with bright orange umbrella 

And what’s with the since it was October 23rd ??

Well, iiiiiiiiit’s MY BIRTHDAY~!!!! πŸŽ‚

and now I live in Tailor Swift song~ Wohoooo~!!

Yes yes.. Thank you~ 🌻

Posted in caption, event, friends, inktober, october, photos, slice of life, wedding

Inktober: Marathon 7

The bridesmaid’s job

Ini buat tanggal 18

Kenapa inget?

Karena tanggal 18 adalah walimah Indah.

Indah yang suatu hari nge-WA minta tolong buat ngeditin photo booth. Terus ngerasa aneh, kenapa nggak minta tolong PDD acaranya buat ngeditin. Indah bilang acaranya nggak ada PDD-nya. Terus makin bingung, acara macam apa yang nggak ada divisi PDD-nya?

Ternyata acara walimahan loh sodara-sodara. Dan tanpa kepo lebih panjang, Indah bilang itu acara walimahan dia.

Wow wow woooooow~

Indah cilik yang dulu kenal karena kita tetanggaan di Asrama.

Indah yang tiap ahad pagi berangkat bareng ke Birena waktu masih di Asrama.

Indah yang jadi partner 49 di BPH Birena pas tingkat 2.

Indah yang masih betah jadi BPH ketika ifah udah gak tahan pas tingkat 3.

Iya.. Indah yang itu.

Kini dia sudah tidak single. Kini dia sudah menjadi wanita bersuami. Kini dia sudah menjadi seorang istri.

Dan ifah mendapat kehormatan untuk berfoto bersama Indah di hari terakhirnya menjadi wanita single.

Indah’s last day being a single woman. With ghina~

Dan besoknya, ifah mendapat kehormatan lagi buat menemani Indah di hari pertamanya menjadi wanita tidak single, sepanjang hari!! Yeheeeey~

Indah’d bridesmaids. Ifah, Ghina, Badriah

Barakallah Indah dan Ka Rofi. Semoga bahagia dan dipertemukan kembali di surga πŸ’•

Posted in caption, event, inktober, october, ootd, photos, slice of life, traditional art

Inktober: The Tough Journey on October 6th

 

So, yesterday.. October 6th I had a rare trip to Jakarta. The easiest way to arrived there is by train. And I LOVE train riding!!

Why?

Well, I’d never commuted by train while I was in Bandung. Had never been on a train or even the station. My first train experience would be in Bogor, on my first year of college, when me and my friends went to visit one of our friend’s dad that had been hospitalized at Jakarta. It was the very first time I’ve ever stepped my foot on a Train Station and it was kind off amusing!!

So I think the reason for my love to Trains is because it’s a rare experience for me. I probably would lose my love if I ride it frequently enough, so let’s keep it as rare as we can~

 

wp-image-1399978154jpg.jpg
My Train Pose

Yesterday, my friend ask me to accompany her to Jakarta to pick up some souvenirs for her big day which I am not allowed to say.

The souvenirs was a hundred customized glass bowls. Yes.. A hundred. Imagine how heavy it was. And there was only two of us, petite and weak and pretty little girls~ (yeah.. Not so much πŸ˜…)

Anyway, we managed to carry the bowls from the store to the station by our self without any helping tools. It was craaaaazy heavy!!!!

But at least when we finally on the train, we could place the bowls on the floor and nobody complained. The problem came when the flood of people also came into the train because we rode it on rush hour. Crazy crowded and we didn’t get to sit. We were exhausted and it was a long way back to Bogor and the train stopped too many times.Β 
Our fight wasn’t over because we still had to carry the bowl out of the train station.Β 

Good thing is my friend’s uncle came to pick up the bowl so we didn’t have to carry the bowls all the way to her home. Thank god. I don’t think I would survive another hump and bump with that bowls. Fyuuuuh~

As soon as I parted way with my friend, her uncle and those bowls, I rushed my way back to campus because I made a promise to meet up with my highschool/college mates. One of us just finished her seminar, so we were kind of celebrating~

wp-image-729944911jpg.jpg
Meet Up

And after that I went home and just laid on the bed and felt happy with everything I accomplished today.

When I woke up in the morning, i feel sore all over my body. God, it hurts. It still hurt now..

Man… I’m beat 😳😳😳😳😳