Posted in birthday, caption, event, friends, october, photos, slice of life

🌻 Happiness~ πŸ‰πŸ©πŸ’›

Jadi awalnya nggak mau nulis tentang 23 Oktober hanya karena 22 tahun yang lalu ifah lahir ke dunia ini. Banyak kejutan yang terjadi atas nama 23 Oktober. Kejutan warga kantor, kejutan geng-geng hebring, kejutan orang-orang random. Tapi untuk yang satu ini… Ifah merasa berkewajiban untuk mengabadikannya dalam sebuah tulisan. Halah.. 

Tanpa banyak lebay lagi, begini ceritanya..

Yang ini namanya Kemdik. Mau disebut geng.. Ya boleh lah. Tapi agak merusak namanya kalau ditambah embel-embel Geng. Kemdik merupakan singkatan yang tersingkat dari Kementerian Pendidikan Keilmuan dan Prestasi. Nah.. Kebayang kan kalau ditambahin Geng di depannya? Udah Geng, Kementerian pula. Kan jadi nggak keren~

Kementerian ini merupakan bagian dari BEM KM IPB kabinet puding.. eh.. ager-ager… eh.. Ayo Gerak maksudnya. ✌

Isinya ada 11 warga, ditambah 4 warga non-official (read: ilegal). Mari kita absen.. Ada Insan, Ifah, Ulan, Ari, Wike, Dana, Rio, Alfi, Golbi, Lilis, Yoga, ditambah Mogi, Umay, Tasya dan Mia.


Jadi singkat cerita, hari Ahad kemaren Ifah milad. Terus seperti tradisi yang sudah diberlakukan selama beberapa bulan kebelakang, kalau ada yang ulang tahun, pura-pura nggak tau aja. Jadilah, warga Kemdik pada tanggal 23 Oktober sunyi senyap bagai tak berjiwa. Enggak deng~ mereka rame ko. As always~ cuma ya nggak ikut heboh selamat selamatan kayak di grup-grup tetangga.

Kita nggak boleh berharap terlalu tinggi, karena kalau harapannya tidak terpenuhi nanti kecewa. Jadi ifah yang sudah hidup 22 tahun ini, tidak berharap apapun kepada warga kemdik, plus mengingat mereka lagi pada sibuk dan banyak urusan. Kalau kata Golbi, politik dua kaki. Jadi 23 Oktober 2016 terlewatkan begitu saja…

Penting untuk Ifah mention, bulan Oktober adalah bulan paling sibuk bagi para ibu-ibu sekretaris dan bendahara karena ini adalah waktunya untuk pengumpulan Laporan Akhir kepengurusan. Dan kebetulan, ibu sekretaris nomer 1 se-BEM KM raya memutuskan bahwa “Deadline LAT tanggal 25 Oktober ya ibuk ibuuuk~”. Alhasil, mau tak mau, Ulan selaku bendahara kemdik pun ngajak kumpul tanggal 24 malam.

“Mbak ifah ntar ke SC yah” Ulan nge-chat di grup BPH.

“Siap! Malam ya aku~” chat Ifah merespon Ulan di grup. Kebetulan hari itu Ifah lagi sok sibuk, jadi harus ke Kampus tetangga. Janjinya jam 19.00 udah di-SC, tapi berkat serunya lalu lintas Kota Bogor, alhasil jam 19.30 Ifah masih duduk manis di pojok angkot di tengah kemacetan Dramaga. Yaaah~ sudah biasa.

Lalu, bapak menteri pun menelepon..

“Ifah dimanaaaa? Ke SC gak?” tanya suara Insan di ujung sana.

“Iyaaa ini masih di angkot maapiiin~” jawab Ifah.

“Insan sekarang mau ke Baranang Siang, ke IPB ICC ngurusin TRI-U. Ifah kalau jadi ke sini sama Ulan aja gapapa kan?” tanya Insan lagi. Bapak menteri ini memang sibuk sekali…

“Iya udah gak papa. Hati-hati Insaaan~”

Beberapa menit kemudian, Ifah sudah sampai di SC. Begitu masuk sekret, wajah-wajah familiar lagi mejeng. Para BPH tentunya sedang bercengkrama, ngurusin Laporan kami-kami dan juga karena Mbak Dwi milad tanggal 24 itu. Jadi abis pada surprise-an mereka. Terbukti ada kue lapis dihias tulisan warna-warni untuk Mbak Dwi masih tersisa pas Ifah sampai. Ada Ulan, pastinya. Dan ternyata ada Ari dan Rio juga. Insan udah nggak ada.. Berarti udah cuss ke BS keknya dia~

Sedikit tentang Rio, dari kemaren dia lagi ada semacam drama gitu. Beberapa kali left group Kemdik. Dimasukin lagi, eh dia left lagi. Di PM ada kenapa, nggak respon. Kan drama banget ya si Om. Dan ternyata drama dia belom kelar. Begitu ifah masuk ruangan, dia pun langsung keluar. Padahal belom juga sempet di sapa. Kenapa coba bocah?

Yasudah lah, berhubung sudah malam juga, mari langsung saja kita tuntaskan tujuan kita yang sesungguhnya datang ke SC ini. Selesain Laporan Akhir kita. 

Beberapa menit berbincang, berdiskusi dan transfer-transfer file dengan Wulan dan Ari, sepertinya Laporan ini akan selesai dengan cepat. Bagus bagus~ 

Kemudian ifah bangkit dari duduk. Merasa butuh ngaca karena berasa kucel abis macet-macetan abis itu lari-lari. Selepas ngaca dan begitu balik badan, wajah-wajah usil tiba-tiba menyerbu masuk dengan segala propertinya. Spiker SC yang dari setadi diam tak bergeming karena disabotase Mogi, tiba-tiba heboh memainkan lagu ulang tahun milik Band entah Band apa Ifah lupa namanya.

Ya Allah.. Apa pula ini.. Batin Ifah begitu sadar situasi dan kondisi. Mana pas banget Ifah lagi berdiri di pojokan, sehingga kesan diserbunya makin berasa. 

Insan yang dikirain udah pergi ke BS, ternyata muncul sambil bawa sekotak donat abon.

“Karena Ifah gak suka coklat, jadi pake donat abon~” katanya nyaris tenggelam oleh riuhnya suara-suara lain.

Rio yang tadi keluar SC dengan dramatisnya, masuk lagi bareng Golbi sambil bawa semangka bulet yang udah disayat-sayat sampai menyerupai Jack O’Lantern. 

Seseorang entah siapa bawa-bawa balon smiley pake topi toga super gede. Do’a biar cepet lulus katanya. Aamiin..

Ada orang lain bawa balon kuning angka 22.

Tiba-tiba Fajar masuk ngegotong Bunga Matahari imitasi yang sejak AGSN udah Ifah incer pengen dijadiin latar belakang buat foto karena bagus banget πŸŒ»πŸ˜†

Kayak hectic banget, Ifah nggak inget ada siapa dimana ngapain ngomong apa. Pokonya, itu terjadi dan rasanya bikin pengen buka pintu loker terdekat, masuk loker, terus dikunci dari dalem. Gak paham lagi πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…

Dan setelah acara tiup lilin – yang dimana lilinnya adalah lilin ajaib yang kalau udah ditiup bisa nyala lagi jadi niupnya kayak berjuta kali sampe napasnya kayak mau abis. 😐 Nggak deng, lebay. Tapi beneran, pokonya lilinnya ajaib!!  – acara surprise Ifah pun selesai dengan bahagia.

Rasanya… Speechless. Beberapa menit setelahnya ifah masih gatau mau ngomong apa, masih rada jantungan, jadi gak tau mau masang ekspresi apa,, Jadi saudara-saudara.. Beginilah rasanya kalau disurprisein dan sukses surprisenya. πŸ˜…

Kemudian kita pun fotooo~ yap.. Di depan bunga matahari imitasi yang bagus banget itu.

πŸŒ»πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸŒ» ((minus dana dan alfi 😒))

Heppppi~ banyak alasan untuk heppi malam itu. Setelah hari panjang yang melelahkan dan agak menyebalkan (story for another day, maybe 😞), insiden ini cukup membahagiakan 😊😊😊. Jadi yaaa.. Heppiii~

Terus mau pamer~

Donat abon πŸ˜†
Jack O’Lantern versi Semangka πŸŽƒ vs πŸ‰


This might sound so ordinary, but for me.. It’s kind of special because the people behind it are also special. And this might sound cheesy, but you are allowed to be cheesy at least once a year, on your birthday. Well today might not be my birthday, but I didn’t get to be cheesy yesterday, so.. Cut me some slack will you? πŸ˜…

Dan karena kalian telah membuat Ifah yang berumur 22 tahun ini merasa spesial, jadi.. Terimakasih yang spesial dan tidak sedikit untuk kalian semua~



Bikin ini selepas pulang dari SC

From Instagram Story~ you know how I like this thing πŸ’•

Dan ada 1 lagi tradisi ulang tahun Kemdik. Kalau ada yang ulang tahun, kita bikin 1 grup baru yang berisi kita bersemua kecuali si bapak/ibu yang ulang tahun. Buat rencanain surprisenya. Kalau dah selesai surprisenya, yang ulang tahunnya di masukin ke grup dan yang lainnya pun pada left group (atau biasanya, ifah kick biar cepet πŸ˜…)

Sudah dimasukin di grup dan sudah pada kick~ jadi sendiri~ ini siapa sih yang mulai tradisi ginian πŸ˜…
Posted in caption, ootd, random, traditional art, water colour

Hello sunshine~ 🌻


Apa ini?

Yak.. Ini adalah gambar saya yang telah saya edit sedemikian rupa sehingga layak dijadikan Profile Picture beberapa media sosial yang aktif saya gunakan dan juga layak untuk saya publish di sini.


Apa kisah di balik gambar itu?

Nggak ada… Nggak ada kisah apapun yang spesial.

Saya selalu menyukai bunga matahari. Beberapa hari yang lalu saya melihat bahan dekorasi untuk acara kampus yang disimpan di SC. Bahan dekorasi itu adalah bunga matahari yang dilukis diatas papan kayu besar. Besar sekali seukuran pintu SC mungkin dan juga bagus sekali. Entah siapa yang buat.. Pokoknya bagus.

Sejak melihat itu, saya jadi kepikiran terus. Kemudian ketika sedang iseng-iseng gambar.. Tercetuslah ide untuk gambar di atas.

Sekarang, gambar aslinya, yang apa adanya dan nggak pake acara di edit dulu, tertempel di dinding kamar saya.

Dia menjadi gambar terhormat karena secara resmi telah menjadi dekorasi perdana di dinding kamar saya.